Writy.
  • Artikel
  • Berita
  • Aksi
  • Bunga Rampai
  • Pondok Damai
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Writy.
  • Artikel
  • Berita
  • Aksi
  • Bunga Rampai
  • Pondok Damai
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Writy.
Keliling Gereja Ucapkan Selamat Natal, Para Tokoh dan Pemuda Lintas Agama Rawat Damai di Kota Semarang

Keliling Gereja Ucapkan Selamat Natal, Para Tokoh dan Pemuda Lintas Agama Rawat Damai di Kota Semarang

Pelita Oleh Pelita
25 Desember 2025
di Berita
0
Share on FacebookShare on Twitter

Semarang, 24–25 Desember 2025 — Kegiatan Safari Natal Semarang kembali diselenggarakan pada perayaan Natal 2025. Kegiatan ini telah berlangsung secara rutin sejak tahun 2021. Momen Natal dijadikan ruang perjumpaan dan membangun persaudaraan lintas agama dan kepercayaan di Kota Semarang.

Pada hari Rabu (24/12), sekitar 50 orang rombongan lintas agama dan kepercayaan mengunjungi Gereja Kristen Indonesia (GKI) Karangsaru Semarang. Kunjungan dilakukan usai umat GKI Karangsaru melangsungkan ibadah malam Natal, dengan tujuan menyampaikan ucapan Selamat Natal secara langsung kepada umat Kristen.

Baca Juga

10 Tokoh Agama, Akademisi, & Perwakilan Masyarakat Sipil Ajukan Penangguhan untuk Dera-Munif

Gerbang Watugong Serukan Perdamaian di Tengah Perbedaan Pilihan Politik

Kegiatan dilanjutkan pada Kamis (25/12) pagi, rombongan melakukan kunjungan kedua. Kali ini ke Keuskupan Agung Semarang sebagai representasi umat Katolik. Dalam kesempatan tersebut, para peserta Safari Natal bertemu Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Pr. beserta Kuria Keuskupan Agung Semarang. Mereka menyampaikan ucapan Selamat Natal secara langsung.

Peserta Safari Natal Semarang menikmati hidangan yang disediakan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Karangsaru Semarang

Koordinator Persaudaraan Lintas Agama (Pelita), Setyawan Budy, menegaskan bahwa Safari Natal memiliki makna penting dalam merawat atmosfer kota yang damai. “Inisiatif kawan-kawan lintas agama dan kepercayaan ini menunjukkan bahwa tradisi suatu agama bisa dirayakan bersama-sama oleh umat dari semua tradisi religius lain. Ketika umat Kristen dan Katolik sedang merayakan Natal, kita bisa ikut bersukacita, apa pun latar belakang kita. Inilah praktik nyata hidup rukun di tengah keberagaman.”

Koordinator GUSDURian Semarang, Nuhab Mujtaba, menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan ajaran K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tentang wajah Islam yang berpihak pada kemanusiaan, perdamaian, keadilan. “Ancaman polarisasi sosial-politik masih terus ada. Kita butuh cara-cara sederhana namun bermakna untuk menunjukkan bahwa perbedaan agama dan kepercayaan tidak menghalangi kita untuk saling menyapa, dan  bersama menjaga semangat kebangsaan. Kita sedang membangun modal sosial di Kota Semarang.”

Peserta Safari Natal Semarang berfoto bersama didepan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Karangsaru Semarang

Sementara itu, Ruwiyati, pegiat Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Universitas 17 Agustus (Himakertayasa Untag) Semarang, menyoroti makna kehadiran lintas iman sebagai upaya memperjuangkan kesetaraan dan pengakuan. “Bagi penghayat kepercayaan, Safari Natal ini menunjukkan bahwa ruang perjumpaan yang setara bisa diciptakan, ketika semua keyakinan diperlakukan sebagai bagian sah dari kehidupan berbangsa. Di sini terlihat, nilai luhur kemanusiaan tumbuh dari saling mengenal dan saling menghormati, bukan dari penyeragaman tradisi.”

Safari Natal Semarang 2025 diikuti oleh berbagai organisasi dan komunitas, antara lain: Persaudaraan Lintas Agama (Pelita), EIN Institute, GUSDURian Semarang, PMKRI Semarang, HMJ SAA UIN Walisongo Semarang, Himakertayasa Untag Semarang, AMSAW Jawa Tengah 3, Gemapakti Semarang, Duta Damai BNPT Jawa Tengah, serta Kopri PMII Jawa Tengah.

Para peserta Safari Natal Semarang 2025 berharap nilai-nilai persaudaraan, solidaritas, dan kemanusiaan terus tumbuh dan menguat di Kota Semarang, dan Semarang bisa menjadi contoh praktik baik kehidupan lintas identitas religius di Indonesia.

Tags: KegiatanNatal
Pelita

Pelita

Terkait

10 Tokoh Agama, Akademisi, & Perwakilan Masyarakat Sipil Ajukan Penangguhan untuk Dera-Munif

10 Tokoh Agama, Akademisi, & Perwakilan Masyarakat Sipil Ajukan Penangguhan untuk Dera-Munif

Oleh Pelita
6 Desember 2025
0

Semarang, Jumat (5/12) Siang – Dukungan terhadap Adetya Pramandira (Dera) dan Fathul Munif terus bermunculan dari berbagai pihak. Dukungan juga berdatangan...

Gerbang Watugong Serukan Perdamaian di Tengah Perbedaan Pilihan Politik

Gerbang Watugong Serukan Perdamaian di Tengah Perbedaan Pilihan Politik

Oleh Pelita
1 Februari 2024
0

Gerakan Kebangsaan (Gerbang) Watugong memberikan pernyataan sikap untuk seluruh umat beragama agar bijak dalam menjaga perdamaian saat masa PEMILU. Gerakan...

Safari Natal: Suka Cita Perayaan Natal Lintas Agama dan Kepercayaan di Keuskupan Agung Semarang

Safari Natal: Suka Cita Perayaan Natal Lintas Agama dan Kepercayaan di Keuskupan Agung Semarang

Oleh Pelita
26 Desember 2023
0

Sejumlah komunitas lintas agama dan kepercayaan menghadirkan nuansa keberagaman yang menarik dalam perayaan Natal di Keuskupan Agung Semarang pada Senin,...

Dalam Rangka Natal, Persaudaraan Lintas Agama Adakan Safari Natal Lintas Agama dan Kepercayaan

Dalam Rangka Natal, Persaudaraan Lintas Agama Adakan Safari Natal Lintas Agama dan Kepercayaan

Oleh Pelita
26 Desember 2023
0

Semarang- Kaum muda lintas agama dan kepercayaan mengikuti kegiatan Safari Natal Lintas Agama dan Kepercayaan di GKI Gereformeerd pada Minggu...

Postingan Selanjutnya
Belajar Sejarah dan Nilai Luhur Penghayat Sapta Dharma di Bandungan

Belajar Sejarah dan Nilai Luhur Penghayat Sapta Dharma di Bandungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Penulis
  • Kontak
  • Redaksi

© Copyright 2021 Pelita Semarang

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Artikel
  • Berita
  • Aksi
  • Bunga Rampai
  • Pondok Damai

© Copyright 2021 Pelita Semarang